Ketua Komunitas Pemuda NTT Jakarta : Cegah Polarisasi Pemilu 2024 dengan Utamakan Politik Cerdas & Gembira

Nasional904 Dilihat

Jakarta – Ketua komunitas pemuda NTT di Jakarta, Manche Kota, menyoroti isu polarisasi yang bisa terjadi jelang Pilpres 2024. Menurutnya, semakin mendekati masa kampenye, semakin tinggi juga tensi politik nasional.

“Tarikan politik ini memang agak kencang, hampir setiap hari ada berita-berita yang isinya ujaran kebencian hasutan terhadap para calon presiden. Ini memang sepertinya bukan dilakukan secara tiba-tiba, tetapi by design,” kata Manche Kota, Senin, 6 November 2023.

Ia melihat polarisasi yang kuat dan semakin berkembang lebih jauh ke depan dan menjadi konflik-konflik komunal di masyarakat jika tak hati-hati dalam bersikap.

Manche mengungkapkan bahwa perbedaan pilihan dalam sistem demokrasi merupakan keniscayaan. Kompetisi politik lima tahunan, kata dia, juga keniscayaan sehingga setiap warga harus menghadapinya dengan akal sehat.

“Jadi begini, bahwa kompetisi antarcapres itu keniscayaan, keharusan, tak bisa dihindari. Tapi sebagai aktivis, kita harus menggunakan daya pikir akal sehat,” katanya.

Menurutnya, setiap anak bangsa berkewajiban berpolitik dengan vii membangun gagasan dan penuh kegembiraan, bukan malah provokasi ke hal negatif.

“Ada kewajiban kita sebagai anak bangsa mengedepankan politik yang cerdas, gembira, kita harus menghindari berita-berita hasutan, ujaran kebencian. Nah tugas pokok kita adalah membangun kesadaran bersama itu, harus ada kesadaran bersama bahwa demokrasi ini harus dinikmati, dijalankan penuh kegembiaraan, bukan kebencian, hasutan,” katanya.

Ia kemudian menyinggung pentingnya Pendidikan digital sebagai gerakan efektif cegah polarisasi dan membangun kesadaran agar setiap orang bijak bermedia sosial.

“Tidak semua berita langsung disebar, harus gunakan prinsip saring sebelum sharing. Jadi saat dapat berita, kita uji dengan cara kroscek ke media lain apakah berita itu ada kebenarannya,” katanya.

“Jadi pendidikan kesadaran bagaimana bermedia sosial itu penting suapaya masyarakat tak mudah terabawa arus menyebar berita-berita hoaks,” tambahnya.

Manche menilai pencegahan polarisasi penting dilakukan oleh para elit politik nasional. Menurutnya, elit politik harus aktif kedepankan narasi-narasi persatuan, termasuk berkomunikasi dengan baik.

“Jadi harus memperlihatkan kepada masyarakat bahwa politik adalah kegembiraan pesta demokrasi, bukan dengan bertentangan, jadi harus dimulai dari level atas dulu, kalau mereka bisa membawa ke suasan sejuk, damai, maka ke bawahnya pun akan seperti itu,” kata dia.