JARI’98: Jangan Ada yang Kebal Hukum, Dugaan Kasus Jampidsus Harus Diusut Tuntas

News31 Dilihat

JAKARTA – Ketua Presidium JARI’98, Willy Prakarsa, angkat suara di tengah ekonomi nasional yang sedang terpuruk. Di saat rakyat sulit cari kerja dan biaya hidup membubung, ia meminta Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bertindak tegas!

“Rakyat Indonesia saat ini tengah dalam kesulitan, tiap harinya berurai air mata karena tekanan biaya hidup,” ujar Willy. “Tapi kok ada oknum setan yang jadikan air mata rakyat menjadi mata air untuk menghidupi keluarganya?” tegasnya penuh emosi.

JARI’98 mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan membongkar habis dugaan penyalahgunaan wewenang Jampidsus Febrie Adriansyah. Jika terbukti ada indikasi korupsi, Willy meminta hukuman mati bagi para penikmat uang hasil kejahatan tersebut!

Temuan brankas berisi emas 74 kilogram dan uang dolar miliaran di rumah Febrie Adriansyah serta kafe De Clan Signature menjadi bukti awal yang tak terbantahkan. Publik kini menanti langkah konkret aparat.

Willy Prakarsa menyatakan dukungan penuh kepada Polri untuk terus mengusut dan membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya.

“Jangan ada yang dilindungi! Keadilan untuk rakyat!” tandasnya.